Program dan kegiatan utama Dit. Bukabi 2010

Pengembangan komoditi kacang-kacangan dan umbi-umbian tahun 2010 hanya dituangkan ke dalam 1 (satu) program yaitu  Program Peningkatan Ketahanan Pangan dengan 1 (satu) kegiatan utama yaitu Peningkatan Produksi, Provitas, Mutu Produk Pertanian (1570). Kegiatan tersebut terdiri dari 4 (empat) sub kegiatan yaitu : 1). Sub Kegiatan 02344 : Pembinaan dan Pengembangan Komoditas Tanaman Pangan (Pengawalan SLPTT, Pengembangan Kabi dan Serealia), 2). Sub kegiatan 01194 : Penguatan Modal Usaha Kelompok (SL-PTT Kedelai dan SL-PTT Kacang Tanah), 3). Sub Kegiatan 00012 : Pendidikan dan Pelatihan Teknis (Pelatihan PL II dan III Kedelai dan Kacang Tanah serta Pelatihan Kabi Lainnya) dan 4). Sub Kegiatan 02355 : Pembinaan dan Pengembangan Komoditas Kacang-kacangan dan Umbi-umbian.

1). Sub Kegiatan 02344 : Pembinaan dan Pengembangan Komoditas Tanaman Pangan (Pengawalan SL-PTT, Pengembangan Kabi dan Serealia).

Upaya peningkatan produktivitas dan produksi  kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubikayu, ubijalar dan pangan alternatif/lokal (garut, ganyong, talas, gembili, kacang koro pedang) dilakukan dengan penyebarluasan penggunaan benih bermutu dari varietas unggul, peningkatan populasi tanaman, penerapan teknologi spesifik lokasi, penerapan pupuk berimbang, pupuk hayati dan pupuk organik, perbaikan tata guna air/sistem pengairan serta pemeliharaan yang intensif.

Untuk mencapai hal tersebut perlu dilakukan pembinaan, pengawalan, koordinasi, monitoring dan evaluasi. Secara garis besar kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan antara lain sebagai berikut :

(a).  Koordinasi, konsultasi dan rapat-rapat.

(b).  Identifikasi CPCL.

(c).  Percepatan alih teknologi.

(d).  Temu Usaha/FFD.

(e).  Pengawalan, pembinaan dan bimbingan.

(f).   Menghadiri pertemuan Regional.

(g).  Pengumpulan dan pengolahan data

(h).  Penyusunan, penggandaan dan pengiriman laporan.

(i).   Monitoring dan evaluasi.

2). Sub kegiatan 01194 : Penguatan Modal Usaha Kelompok (SL-PTT Kedelai dan SL-PTT Kacang Tanah).

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas kedelai dan kacang tanah melalui SL- PTT. Untuk pelaksanaan SL-PTT, dibantu dengan penyediaan benih dan saprodi lainnya (Pupuk, pestisida dll) untuk 1 ha laboratorium lapang (LL) serta biaya pertemuan kelompok.

Pelaksana SL adalah para kelompok tani, untuk itu dalam rangka  pelaksanaan kegiatan tersebut kelembagaan yang ditumbuh kembangkan adalah kelompok-kelompok tani yang tumbuh berdasarkan semangat untuk memajukan usaha dan mensejahterakan masyarakat di pedesaan.

Satu unit SL kedelai dan SL kacang tanah masing-masing seluas 10 ha nantinya akan dikelola oleh masing-masing satu kelompok tani yang dalam kegiatan usahataninya akan dibantu benih dan saprodi lainnya (pupuk organik, pupuk hayati, pupuk anorganik, kaptan) disamping anggaran untuk pertemuan kelompok. Bantuan benih diberikan pada seluruh areal SL-PTT untuk kedelai 250.000 ha, kacang tanah 50.000 ha  serta pertemuan kelompok pada areal LL kedelai 25.000 ha dan kacang tanah 5.000 ha dibantu saprodi lainnya.

3). Sub Kegiatan 00012 : Pendidikan dan Pelatihan Teknis (Pelatihan PL II dan III Kedelai dan Kacang Tanah serta Pelatihan Kabi Lainnya).

Dalam rangka pencapaian produksi kabi maka perlu dilakukan upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petugas. Untuk itu dalam rangka pelaksanaan SL-PTT kedelai dan kacang tanah akan dilakukan pelatihan bagi petugas SL-PTT yang dilakukan secara berjenjang dan berurutan dari pelatihan Pemandu Lapangan I, dilanjutkan pelatihan Pemandu Lapangan II dan terakhir pelatihan Pemandu Lapangan III.

Pelatihan Pemandu Lapangan I diselenggarakan oleh Pusat, Pemandu Lapangan II oleh Provinsi dan Pemandu Lapangan III oleh Kabupaten. Peserta pelatihan adalah Penyuluh Pertanian, Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan Pengawas Benih Tanaman (PBT). Peserta yang dilatih di Pusat (PL I) selanjutnya akan menjadi pelatih di tingkat Provinsi sementara peserta yang dilatih ditingkat Provinsi selanjutnya akan menjadi pelatih di tingkat Kabupaten/Kota.

Untuk komoditi kabi lainnya (kacang hijau, ubikayu, ubijalar) dilaksanakan pula pelatihan teknis bagi petugas Provinsi dan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan di Provinsi tertentu.

4). Sub Kegiatan 02355 : Pembinaan dan Pengembangan Komoditas Kacang-kacangan dan Umbi-umbian.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas kacang hijau, ubikayu, ubijalar dan pangan alternatif/lokal (Garut, Ganyong, Gembili, Talas dan Kacang Koro Pedang) melalui PTT. Untuk pelaksanaan PTT, dibantu dengan penyediaan saprodi (Benih/Bibit, Pupuk, pestisida dll).

Pelaksana PTT adalah para kelompok tani, untuk itu dalam rangka  pelaksanaan kegiatan tersebut kelembagaan yang ditumbuh kembangkan adalah kelompok-kelompok tani yang tumbuh berdasarkan semangat untuk memajukan usaha dan mensejahterakan masyarakat di pedesaan.

Satu unit PTT kacang hijau dan ubikayu masing-masing seluas 10 ha, ubijalar 10-45 ha dan pangan alternatif/lokal seluas 5 ha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: